<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5456">
 <titleInfo>
  <title>114 Menu Sehat JSR Agar Makananmu Memperbaiki Hidup dan Ketaatanmu</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Zaidul Akbar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Sygma Media Inovasi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 236 hlm: 13,5 x 20,5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hari ini, manusia hidup pada zaman yang serba mudah dan cepat. Hanya dengan sekali klik pada ponsel, misalnya, mereka sudah dapat menikmati makanan yang memanjakan mata dan lidah. Ditambah pola makan yang tidak sehat, jadilah manusia hari ini kerap berhadapan dengan penyakit-penyakit kronis. Yang terkena bukan hanya orang-orang pada usia produktif. Anak-anak bahkan ikut menanggung dampak buruk atas serampangannya memilih makanan yang tidak sesuai dengan fitrah pertumbuhannya. Hal ini menjadi tanda bahwa pola makan modern telah menyimpang jauh dari fitrah yang diajarkan Islam.&#13;
&#13;
Hal demikian berbeda dengan saat Islam berjaya. Perlu melewati banyak upaya untuk sekadar mendapat sepiring nasi hangat, misalnya. Namun, di balik semua itu, makanan yang dihasilkan lebih terjamin kandungan nutrisi dan gizinya. Kala itu, pola hidup sehat dan pengelolaan makanan yang baik telah menjadi perhatian utama para ilmuwan Muslim. Pada masa Abbasiyyah, misalnya, meningkatnya angka obe-sitas akibat kemakmuran direspons dengan berbagai inova-si kesehatan. Para dokter seperti Isa Abu Quraysh dan Ibnu Zuhr menemukan metode unik dalam menjaga keseimbangan tubuh dengan pola makan yang sehat dan alami. Mereka memahami bahwa makanan bukan sekadar pengisi perut, melainkan berperan juga sebagai obat bagi tubuh.&#13;
&#13;
Buku ini merupakan ikhtiar agar kita dapat kembali menerapkan konsep kebersyukuran atas nikmat alam yang telah Allah ‘Azza wa jalla hadiahkan di semesta alam. Selain mengonsumsi makanan yang halal dan thayyib, kita juga bisa mulai kembali menerapkan konsep pengelolaan makanan yang diwariskan pada masa kejayaan Islam. Dengan begitu, kesehatan kita, anak, dan cucu kita akan lebih terjaga. InsyaAllah, hal ini dapat berdampak pada perbaikan kualitas hidup dan ketaatan kita kepada-Nya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengobatan</topic>
 </subject>
 <classification>641. 563 Akb m</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Guided by Faith and Knowledge YPSA Digital Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>641. 563 Akb m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">001318</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>114_Menu_Sehat.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5456</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-07 15:53:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 12:37:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>