<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5244">
 <titleInfo>
  <title>Hikayat Pohon Ganja:</title>
  <subTitle>12.000 Tahun Menyuburkan Peradaban Manusia</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tim LGN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta Selatan</placeTerm>
   <publisher>Perkumpulan Lingkar Ganja Nusantara</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 346 hlm; 23 x 15,5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pohon ganja telah menjadi momok yang begitu menakutkan di tengah-tengah masyarakat. Predikat Haram, perusak generasi muda, barang memabukkan, dan julukan-julukan negatif lainnya telah mendarah daging dalam pikiran masyarakat. Tanpa kita sadari, informasi tersebut tidak saja menodai pikiran kita namun juga telah menjelma menjadi sebuah kebijakan Internasional yang sangat disanjung-sanjung. Memberantas pohon ganja seolah-olah memberantas kejahatan. Menangkap pengguna ganja dianggap sebagai suatu kewajiban negara dalam usaha menyejahterakan warga negaranya.&#13;
Sejarah dan ilmu pengetahuan ternyata berkata lain. Semenjak tahun 12.000 SM sampai dengan tahun 1900-an, ganja lebih dikenal sebagai pohon kehidupan karena manfaatnya untuk menopang peradaban manusia; seratnya untuk pakaian dan kertas, bijinya sebagai sumber protein dan minyak nabati, bunga dan daunnya sebagai obat dan sarana rekreasi maupun spiritual. Lalu, mengapa pohon sejuta manfaat ini dilarang? Mengapa kita semua terkena tipu daya “mereka”? Yang terpenting, beranikah Anda membaca dan memaknai kenyataan pohon ganja yang sesungguhnya?</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Tanaman</topic>
 </subject>
 <classification>616.86 Lgn h</classification>
 <identifier type="isbn">9786025381003</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Guided by Faith and Knowledge YPSA Digital Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>616.86 Lgn h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">9786025381003</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Hikayat_Pohon_Ganja.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5244</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-25 10:30:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-25 10:51:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>