<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3241">
 <titleInfo>
  <title>Risalah Cinta Merindu</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ustadz Ali Ahmad bin Umar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Gresik</placeTerm>
   <publisher>Yayasan Al Furqon Al Islami</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 334 hlm ; 14,5 x 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku Risalah Cinta Merindu ini ditujukan kepada saudara-saudara yang memiliki cinta yang selalu menggelora. Gelora yang telah menghanyutkan cinta pada pelabuhan-pelabuhan rindu yang suci. Akan tetapi laksana kapal yang berhenti sejenak disetiap pelabuhan, ia pun akhirnya menjadi anugrah yang dibenci, menjadi racun kebahagiaan, dianggap pengkhianat dari kesucian cinta yang dibina.&#13;
&#13;
Hati-hatilah dengan cinta karena disekelilingnya ada keegoisan yang membelenggu kesucian cinta dan harapan dalam rasa takut pada hilangnya pembagian. Madu Kasih adalah penawar keegoisan cinta. Jika diminum dengan kesabaran ditambah rasa syukur, ia membangkitkan gairah cinta yang suci dalam peningkatan pelayanan pada suami.&#13;
&#13;
Lembaran-lembaran ini ditujukan kepada mereka yang telah dimadu dalam keterpaksaan dan memilih tidak berpisah. Jangan minum madu dengan serbuk cemburu dan racun kemarahan. Karena ia akan membangkitkan penyakit dendam yang menularkan kebencian. Karena itu, sebelum engkau melakukan sebuah tindakan (amal), maka ketahuilah terlebih dahulu hukum-hukum mengenai amalan itu. Sebab orang yang bijak bukan saja mengetahui sebab (ilmu) tentang amalannya, namun juga mengerti akibat dari amalan tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Karya Sastra</topic>
 </subject>
 <classification>813 Uma r</classification>
 <identifier type="isbn">9786027360617</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Guided by Faith and Knowledge YPSA Digital Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>813 Uma r</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">000225</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>813 Uma r</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>319a7d27a2e59ffde8142f0e245ad50b.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3241</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-11 15:25:46</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-15 15:14:10</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>