<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1090">
 <titleInfo>
  <title>Hidup Sesudah Mati</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bey Arifin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT. Kinta</publisher>
   <dateIssued>1969</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>376 hlm; 21 x 15 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Melalui buku ini, KH Bey Arifin mengajak pembaca untuk selalu ingat adanya kehidupan sesudah kematian, yaitu di akhirat. Ia menyajikan pembahasan buku ini secara sistematis. Pembahasannya dimulai dengan keimanan kepada kehidupan akhirat. Pada bagian ini, Arifin menjelaskan, ada dua tujuan diutusnya para nabi dan rasul. Pertama, menerangkan kepada manusia tentang Tuhan yang sebenarnya, yaitu Allah Yang Maha Esa. Kedua, menjelaskan bahwa setelah meninggal dunia, mereka akan dihidupkan kembali dan menempuh kehidupan yang kedua kalinya. &#13;
&#13;
Selain menanamkan keimanan terhadap Hari Akhir, penulis juga berusaha menjawab orang-orang yang masih meragukan akhirat dikarenakan kalangan yang berselisih tentang kehidupan akhirat ini muncul di sepanjang sejarah. &#13;
&#13;
Dalam buku ini, penulis juga membahas seputar roh manusia, khususnya keadaan roh manusia sesudah mati. Dalam pembahasan ini, penulis mengemukakan pendapat dari filsuf muslim seperti Imam al-Ghazali, Ibnu Rusyd, dan Ibnu Sina. Tidak hanya dari kalangan Islam, dalam buku ini penulis juga mengemukakan pendapat para pemikir filsuf Barat, seperti Socrates, Aristoteles, Nietzche, dan Descartes.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Kematian</topic>
 </subject>
 <classification>297. 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Guided by Faith and Knowledge YPSA Digital Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>297. 4 Ari h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">130012</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>hidup_sesudah_mati.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1090</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-25 11:53:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-17 12:43:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>